4 Lokasi ini Menjadi Tempat Soekarno Menjalani Masa Hukuman

Sosok Soekarno memang sangat fenomenal. Tokoh Proklamator kemerdekaan Indonesia bersama Muhammad Hatta menjadi pemimpin pertama kali di negeri Indonesia sebagai Presiden dan wakil Presiden. Namun kisah perjuangan Soekarno mencapai kemerdekaan RI sangat panjang, tidak sedikit mengalami kekerasan baik pembuangan hingga dipenjara.
Presiden Soekarno Saat Orasi
Sumber. id.wikipedia.org

Tahukah dimana saja Soekarno diasingkan maupun dipenjara oleh pemerintah Belanda? Berikut beberapa tempat yang pernah menjadi tempat Soekarno menjalani masa pengasingan dirinya.

1. Penjara Banceuy
Penjara Banceuy Tahun 1930

Penjara Banceuy merupakan nama penjara yang berada di kota Bandung. Penjara Banceuy dibangun oleh pemerintah Belanda pada tahun 1877. Ditempat itu untuk pertama kalinya Soekarno menjalani sebagian masa hidupnya dibalik jeruji besi berukuran 1,5 x 2,5 meter. Soekarno ditangkap oleh pemerintah Belanda dengan tuduhan mengancam keamanan, dari aktivitasnya dalam organisasi PNI.
Sel Tempat Soekarno di Penjara

Pada tanggal 29 Desember 1929, pemerintah Belanda menangkap Soekarno bersama tiga rekannya dari PNI, Maskoen, Soepriadinata, dan Gatot Mangkoepraja di Yogyakarta dan dijebloskan kepenjara Banceuy selama 8 bulan.


2. Penjara Sukamiskin
Penjara Sukamiskin terletak di Bandung, dibangun oleh pemerintah Belanda pada tahun 1817. Bangunan penjara ini berdiri megah bergaya aksitektur Eropa. Bentuk bangunan berbentuk trapesium, dibangun oleh arsitek Belanda Prof. CP Wolff Schoemaker. Luas penjara lebih dari 2 hektar dan terdiri 552 sel. 
Bangunan Penjara Sukamiskin, Bandung

Mantan Presiden Soekarno menjadi salah satu penghuni di penjara Sukamiskin pada bulan Desember 1930. Di ruang TA 01 di lantai 2, Soekarno menjalani kurungan hampir setahun. Dan pada tanggal 31 Desember 1931 barulah Soekarno keluar.

3. Pengasingan ke Ende, Flores, NTT
Setelah mendapat kebebasan dari Penjara Sukamiskin semangat Soekarno untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia terus membara. Pada tahun 1932 Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo), partai pecahan PNI. Akibatnya, Soekarno ditangkap pemerintah Belanda kembali. Sebuah surat keputusan datang dari pemerintah Belanda tertanggal 23 Desember 1933 untuk mengasingkan Soekarno ke Kota Ende, Flores, NTT sebagai tahanan politik. 

Rumah Pengasingan di Ende, Flores

Soekarno datang di Kota Ende pada tanggal 14 Januari 1934 setelah melwati perjalanan mengarungi lautan 8 hari. Soekarno diungsikan di kota itu bersama istri (Inggit), anak dan mertuanya.

Di kota Ende Soekarno menempati rumah milik Haji Abdul Rahaman Ambuwaru. Serta di kota Ende Soekarno kehilangan mertuanya, ibu Amsih.

4.  Pengasingan ke Bengkulu
Pada tahun 1938 - 1942, Soekarno dipindahkan ke Bengkulu, salah satu Provinsi di Sumatra saat ini. Di Bengkulu Soekarno bertemu dengan Fatmawati seorang gadis asli Bengkulu yang kemudian menjadi istrinya sekaligus yang menjahit bendera Sang Saka Merah Putih.

Rumah Pengasingan di Bengkulu

Barulah setelah kedatangan Jepang ke Indonesia tahun 1942, Soekarno benar-benar memperoleh kebebasan.

Sepeda yang Biasa di Pakai Soekarno di Bengkulu


Demikianlah 4 tempat yang pernah menjadi tempat masa pengasingan Soekarno sebelum Indonesia merdeka. Terimakasih.