Sejarah dan Jenis-Jenis Sepeda Motor

Sepeda motor pertama kali berhasil dibuat pada tahun 1885 oleh orang Jerman, Gottlieb Daimler. Sepeda motor buatan G. Daimler menggunakan mesin 4-Tak dengan sebuah silinder berbahan bakar bensin yang dipasang secara vertikal pada bagian tengahnya dan dihubungkan dengan rantai ke roda belakang. Kemudian sepeda kayu bermesin itu diberi nama Reitwagen (riding car).  Meskipun sepeda motor ini sangat sederhana tetapi sangat memberi inspirasi untuk terciptanya sebuah sepeda motor berkelas tinggi.

Di Museum Nasional Sejarah Amerika Serikat, dipajang sebuah sepeda motor tua yang dibuat oleh Sylvester H. Roper, penduduk Massacushets. Sepeda motor ini memiliki perbedaan dengan sepeda motor yang dibuat Gottlieb Daimler, perbedaan terletak pada mesinnya, mesin pada sepeda motor Roper menggunakan mesin uap.

Perkembangan sepeda motor di tahun 1902, insinyur Jerman beranama Maurice Johan Schulte merancang sepeda motor untuk pertama kali yang diproduksi oleh perusahaan Inggris Triumph Cycle Co.Ltd. Dari bentuknya jenis sepeda motor ini masih sama menggunakan mesin buatan Belgia.

Sepeda motor terkenal dari Amerika Serikat, Harley Davidson awalnya juga sepeda yang dipasangi mesin. Sepeda motor Harley Davidson didirikan oleh William S. Harley dan Arthur Davidson pada tahun 1902 dengan nama Harley-Davidson Motor Company yang diambil dari nama kedua pendiri perusahaan motor tersebut.

Di Jepang, sepeda motor terkenal adalah Honda, pendirinya adalah Soichiro Honda seorang yang menyukai sepeda motor dan sering melakukaan balap. Perusahaan motor Honda di jepang dimulai sejak tahun 1908.

Merek Sepeda Motor dari Berbagai Negara

Indonesia yang memiliki jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa merupakan target pasar yang menarik, tak terkecuali bagi produsen sepeda motor, baik dari asia, eropa, maupun amerika.

Berikut sepeda motor yang beredar di Indonesia.

1. Sepeda Motor Jepang


Sepeda motor jepang saat ini merajai pengguna sepeda motor untuk wilayah Indonesia. Umumnya sepeda motor Jepang ini enggunakan cc tidak terlalu besar dan pada tipe-tipe tertentu menekankan aspek fungsionalnya.

Selain membidik pasar menengah, sepeda motor Jepang juga memproduksi tipe sepeda motor besar dan motor sport. Pada kelas sepeda motor besar dan motor sport, produsen Jepang akan berhadapan dengan produsen Eropa dan Amerika dalam merebutkan pasar. Merek sepeda motor Jepang seperti; Suzuki, Honda, dan Yamaha.

2. Sepeda Motor Amerika


Sepeda motor asal Amerika yang sangat terkenal dan melegenda adalah Harley Davidson. Sepeda motor ini memiliki karakteristik seperti ukuran cc yang lumayan besar, mewah dan tentunya juga mahal. Walaupun Motor Harley Davidson tidak semua berukuran cc besar (ada 125 cc) tetapi image orang terhadap motor Harley Davidson ini adalah sepeda motor dengan cc diatas 500, jumlah silindernya lebih dari satu.

3. Sepeda Motor Eropa


Produsen sepeda motor Eropa yang terkenal adalah Italia, Inggris, dan Jerman. Pada umumnya sepeda motor buatan eropa ini menggunakan mesin ber-cc besar dan harganya juga mahal, sehingga untuk Indonesia yang memiliki sepeda motor Eropa terbatas bagi kalangan tertentu saja.

Merek-merek sepeda motor Eropa seperti; Ducati, Aprilia, Triumph, Mottoguzzi, dan Piaggio.

4. Sepeda Motor Cina

Selain sepeda motor Jepang, sepeda motor hasil produsen Cina juga banyak beredar di Indonesia. Motor Cina atau yang biasa disebut Mocin lebih menonjolkan sepeda motor dengan harga murah dan aspek fungsional.

Sepeda motor Cina ini pada awal-awal memasuki pasar Indonesia bisa dibilang cukup sukses, tetapi seiring waktu tidak banyak yang bertahan dan pasarnya anjolok karena kualitas, service serta layanan purna jual  yang kurang menarik bagi warga.

Merek-merek sepeda motor cina seperti; Jialing, Lonchin, Viar, dan Tossa.

5. Sepeda Motor India


Untuk sepeda motor India yang berdar di Indonesia sebenarnya sudah cukup lama keberadaannya sebut saja Bajaj, selain itu ada TVS. Sepeda motor India mengedepankan harga bersaing dengan kualitas juga bersaing, bahkan sepeda motor Bajaj Pulsar diiklankan sebagai sepeda motor yang syarat dengan teknologi terkini.

Bentuk sepeda motor India tampil dengan bentuk sedikit berbeda dengan kebanyaakan motor lainnya. Sepeda motor India dirancang irit bahan bakar menginggat harga bensin di India tergolong cukup mahal.

6. Sepeda Motor Indonesia


Indonesia cukup berbangga hati bisa membuat sepeda motor sendiri, perusahaan PT Inti Kanzen Motor adalah perusahaan nasional yang memproduksu sepeda motor asli Indonesia.

Sepeda motor buatan Indonesia memfokuskan pada kondisi Indonesia, yaitu underbone. Underbone pada awalnya diciptakan sebagai produk hemat dari jenis motor sport.

Jenis-Jenis Sepeda Motor Berdasarkan Kegunaan

1. Sepeda Motor Jalanan


Sepeda motor ini dilengkapi dengan semua perangkat yang dibutuhkan untuk berkendara, misalnya lampu, spion, klakson dan knalpot. Bannya juga ditandai, yakni dapat digunakan untuk jalanan basah atau jalanan kering.

Sepeda motor jalanan umumnya memiliki dua model, yakni model touring dan cruiser.

2. Sepeda Motor Balap


Sepeda motor balap dirancang khusus untuk kecepatan tinggi dan jalan yang berangin. Ciri khas sepeda motor ini tampak pada posisi pengendara yang membungkuk ke depan untuk mengurangi tahanan angin dari depan.

3. Sepeda Motor Naked Bike

Umumnya sepeda motor naked bike terlihat garang karena tampak polos seperti kuda besi yang siap dipacu.

4. Sepeda Motor Tradisional


Sepeda motor ini disebut juga sepeda motor universal Jepang yang dibuat pertama kali tahun 1970, diindonesia sepeda motor ini familiar disebut sepea kapcok 70. 

Saat ini sepeda motor tersebut mengalami berbagai kelebihan yang up to date.

5. Sepeda Motor Off Road

Sepeda motor off road meliputi motorcross dan dirt bikes. Mesin sepeda motor ini dirancang untuk melompat dan jalanan terjal.

0 Response to "Sejarah dan Jenis-Jenis Sepeda Motor"

Posting Komentar